Balita umur 2 bulan penerima Jamkesda

Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) merupakan salah satu program Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang menderita gangguan kesehatan khususnya di Desa Dawuhanwetan. Namun sangat disayangkan masih banyak warga miskin yang belum terdaftar dalam Program Jamkesmas. Mahalnya biaya kesehatan di Rumah Sakit semakin menghantui warga miskin, ironisnya tingkat kesadaran akan budaya hidup sehat belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat miskin yang nota bene jauh dari akses informasi budaya hidup sehat. Kebutuhan ekonomi yang mendesak membuat merea terkadang mengabaikan dampak terhadap kesehatan mereka, meskipun sosialisasi tentang budaya hidup sehat sering didengungkan.

Sungguh pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai seperti halnya mengurai benang kusut. Banyak pekerjaan beresiko tinggi yang harus mereka jalankan walaupun tak sebanding dengan resiko yang mereka hadapi, itu semua demi sesuap nasi demi memperahankan hidup. Sebut saja para pengrajin gula kelapa, para pekerja penebangan pohon, dan pekerjaan yang mengandung resiko besar lainnya. Kalau mereka tidak terdaftar dalam Jamkesmas mau dikemanakankah mereka ketika cobaan sakit mendera mereka. ” Pak Kades, tolong… Pak Kades, bagaimana ini… Pak Kades… Kok saya gak punya Jamkesmas ini, Pak Kades… Tolong bikinin Jamkesmas…” kata-kata seperti sering disampaikan oleh warga tidak mampu yang belum terdaftar dalam Program Jamkesmas.

Begitu berat beban Kepala Desa dan Perangkat Desa lainnya, untunglah Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menganggarkan untuk Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). meskipun prosesnya yang sedikit rumit bagi masyarakat kecil yang takut akan birokrasi, serba bingungan. Namun dengan rasa solideritas dan tanggungjawab pekerjaan Pemerintah Desa sering mengadakan pendampingan dalam pengurusan Jamkesda walaupun kadang ada anggapan miring dari pihak kurang bertanggungjawab.

Disamping itu Pemerintah juga menyediakan layanan Jaminan Persalinan (Jampersal) hal tersebut untuk mengurangi angka kematian bayi dan ibu baru melahirkan. Di daerah perdesaan pada umumnya pasangan muda belum mempunyai kehidupan yang mapan, banyak diantara mereka yang masih menumpang di rumah orang tuanya. Justru bayak diantara mereka yang sangat rentan terhadap kemiskinan. Dengan program ini diharapkan tingkat kemiskinan bis berkurang dan juga mensukseskan program Keluarga Berencana (KB).

Desa sebagai mata rantai birokrasi paling bawah lebih memahami kondisi ekonomi masyarakat desanya, dimana jurang pemisah (indikator) antara warga miskin dan warga yang dianggap mampu sangatlah tipis, sehingga sering terjadi gesekan dalam masyarakat ketika program JPS tidak atau kurang merata. Mudah-mudahan program Jamkesda bisa dilaksanakan dengan sistematika yang praktis dan bisa membantu masyarakat miskin untuk memperoleh Jaminan Kesehatan.

 

Desa Dawuhan Wetan

Incoming search terms:

cara mengurus jps (42),kartu jps (18),cara membuat kartu jps (5),cara mengurus kartu jps kesehatan (2),cara membuat jamkesda kab banyumas 2014 (2),Persyaratan bikin kartu jps (1),kartu jps adalah (1),persyaratan kartu jps (1),cara urus kartu jps (1),pengurusan jps (1),cara mengurus kartu jps (1),apa itu kartu jps (1),cara mengurus jamkesda di banyumas (1),cara mengurus jam persal new (1),cara mendapatkan jps (1),cara mencari jps (1),cara membuat jps (1),Cara bikin kartu jps (1),syarat2 bikin KARTU BANYUMAS SEHAT (1)

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 

 
 
You might also likeclose