Warga masyarakat mendengarkan sosialisasi pilkades dengan seksama

KARANGNANGKA- Dengan hanya mempunyai waktu tiga puluh enam hari sampai hari pelaksanaan tentunya panitia pemilihan Kepala Desa Karangnangka harus ekstra kerja keras dalam menyiapkan segala sesuatunya, maka Kamis 28 Maret bertempat di Joglo Wirayuda Karangnangka Kedungbanteng panitia pilkades melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat sebagai tahapan dalam pilkades 4 Mei mendatang.

Walaupun sampai saat ini belum ada bakal calon yang muncul akan tetapi tidak menjadikan panitia dalam melaksanakan tahapan pilkades ini surut, segala sesuatunya tetap disiapkan karena kepanitian sudah terbentuk. Belum adanya yang memunculkan diri sebagai bakal calon tidak menjadikan panitia merasa kwatir bahwa nantinya tidak ada yang mendaftar. Justru yang lebih menarik para bakal calon belum muncul baik melalui banner gambar bakal calon maupun permohonan doa restu yang lasim dipakai oleh bakal calon dengan membuat spanduk  berisi tulisaan menyatakan maju sebagai bakal calon kepala desa, tetapi di jalan justru muncul banner dari bebebrapa lembaga yang membuat spanduk dengan tujuan

mendorong panitia dan memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa untuk pilkades Karangnangka tahun 2013 ini masyarakat jangan menjadikan ajang money politik atau bagi-bagi uang maupun istilah desa wuwur.

Spanduk  yang bertebaran tersebu memang dibuat oleh masyarakat yang menginginkan pilkades Desa Karangnangka betul-betul nol biaya bagi para calon. Seperti salah satu spanduk yang dibuat oleh Forum Lintas RT berbunyi “ Inyong wis percaya karo masyarakat Karangnangka, milih lurah arep ora nampani duit. Isin wis ora jamane, melas karo sing ora dadi lan sing dadi, dadi bonyok”. Itu salah satu spanduk yang mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan salah satu kandidat terpilih maupun tidak terpilih menjadi miskin maupun punya beban hutang karena bagi-bagi uang dengan harapan masyarakat mau memilihnya.

Irjan Safidi 37 sebagai Ketua Panwas mengatakan “ walaupun sampai saat ini belum ada bakal calon yang muncul akan tetapi kami tetap mulai bekerja sesuai aturan, dan yang lebih penting kita dorong terus masyarakat untuk bisa memahami akan hak dan kewajibanya dalam pemilihan kepala desa ini” katanya

Panitia Pengawas siap mengawal panitia, bakal calon nantinya dan masyarakat untuk tidak ada celah menjadikan pilkades ini sebagai ajang bagi-uang ataupun wuwur,”imbuhnya.

Salah satu peserta sosialisasi Sobirin Kandam 67 menyampaikan “ mbok jajal pada mikir wong milih bapane dewek koh kudu pada njaluk sangu wis ora patut, wong milih Bupati mbuh sapa wonge bae pada gelem. Dadi jajal ayuh dibuktina wong karangnangka kue pada perwira ora clamit ora mbodolna sing pada maju nyalon,” ujarnya

Sosialisasi pilkades Desa Karangnangka dihadiri oleh, Perangkat Desa, BPD, lembaga desa seperti LPMD, RW, RT terus tokoh masyarakat dan masyarakat dari perwakilan masing-masing RT yang ada di desa Karangnangka.

Sudah saatnya msayrakat pedesaan khusunya kembali ke akar budaya yang benar bahwa sejak dulupun dalam setiap pemilihan seorang lurah maupun kepala desa tidak mengunakan uang untuk dibagikan pada para pemilih yang berasal dari para bakal calon, karena bagaimanapun kalau ini masih terjadi akan memberikan pembelajaran politik yang kurang baik. Dan ini menjadi tanggingjawab bersama untuk bisa terlaksananya pemilihan kepala desa yang bersih meskipun prosenya panjang tetapi dengan niat yang datang dari masing-masing warga akan menjadikan kekuatan untuk melawan bagi siapun yang coba-coba mencalonkan diri dengan membagi-bagi uang dengan harapan untuk dipilih.

Dengan kesadaran bersama untuk tidak menjadikan pilkades ini tanpa uang pendaftaran dan bagi-bagi ataupun wuwur akan menjadikan Desa Karangnangka satu-satunya desa yang bisa menyelenggarakan pilkades bersih Tingkat Jawa Tengah.

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 

 
 
You might also likeclose