Lapangan Sepak Bola, Lahan Parkir Tambahan.

Dreamland Springwater Park yang berada di Desa Pancasan,  Ajibarang,  Banyumas memang menjadi primadona pariwisata untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya. Dengan beberapa fasilitas berbasis air dan akses lalu lintas yang mudah, letaknya di pinggir jalan propinsi, sangat layak menjadi tujuan wisata lebaran Iedul Fithri 1433 H.

Dalam keadaan demikian, pengunjungpun membludak. Hari Senin, 20 Agustus 2012 dikunjungi  lebih dari 16 ribu orang pelancong dan hari Selasa, lebih dari 20 ribu orang. Salah satu akibat membludaknya pengunjung, jenuhnya ruang parkir yang tersedia. Oleh sebab itu, beberapa fihak, termasuk pengelola Dreamland, sepakat untuk menggunakan lapangan sepak bola milik desa.

Kepala Desa Pancasan mengajukan surat keberatan terhadap kebijakan tersebut  dengan beberapa alasan, termasuk adanya kesepakatan antara pemerinah desa dengan fihak Dreamland,  tidak menggunakan lapangan untuk parkir kendaraan, terutama roda empat atau lebih.

Alasan yang lain adalah kekhawatiran kerusakan kondisi lapangan yang menimbulkan ketidak nyamanan bila digunakan untuk fungsi utama, penyelenggaraan olah raga khususnya sepakbola.

Di sisi lain, keluar masuknya kendaraan dari dan ke Dremland, disambut padatnya lalu lintas arus balik menimbulkan masalah baru, kemacetan di pintu masuk hingga mengular.

Mengatasi masalah tersebut, Muspika Ajibarang, Rabu 22 Agustus 2012, dengan kordinasi Camat Ajibarang,  mengadakan rapat darurat di kantor direksi Dreamland. Dengan dihadiri oleh Camat Ajibarang, Kapolsek Ajibarang, Kepala Desa dan Ketua BPD Pancasan dan Direksi, termasuk owner Dreamland,  mengadakan musyawarah.

Kepala Desa Pancasan, Achmad Munawar, dalam penyampaian awal menyatakan bahwa, ” Kami tidak menutup mata dengan kondisi yang ada. Membludaknya pengunjung Dreamland memang berkibat tambahnya kebutuhan lahan parkir. Dengan menggunakan lapangan sepakbola milik desa tanpa sepengetahuan kami, kami sangat menyayangkan. Kesempatan berikutnya, kami keberatan bila lapangan digunakan untuk parkir,” demikian Kepala Desa dilnjutkan dengan mennyampaikan beberapa alasan keberatannya.

Kapolsek Ajibarang, AKP Bowo Astoto menyampaikan bahwa,” Arus mudik dan sekarang arus balik, dapat kita saksikan secara langsung. Pengunjung Dreamland yang demikian banyak, membutuhkan ruang parkir di luar yang tersedia. Bila fihak desa tidak mengijinkan lapangan untuk parkir dan pengunjung memparkir kendaraan di bahu jalan, pasti akan menyengsarakan banyak orang,  karena yang akan terjadi adalah kemacetan, bahkan bisa macet total.”

Camat Ajibarang, Fatikul Iksan, SH MHum, selanjutnya mengarahkan kepada semua fihak untuk mengutamakan kepentingan masyarakat banyak, termasuk dalam masalah pengunjung Dreamland ini. ” Memang lapangan sepakbola adalah hak pemerintah desa, melihat kepemilikannya. Dalam hal pemanfaatan, seharusnya mengijinkan untuk parkir. Dan resiko perbaikan, bila ada kerusakan, dapat dianggarkan dari bagian pendapatan parkir dan kewajiban pengelola Dreamland untuk membantu.”

Pemilik Dreamland, Wastam Saryadi SE, dalam rapat itu menyampaikan keheranannya, bahwa tentang parkir di lapangan sudah ada persetujuan dari fihak desa, yang diwakili oleh seorang anggota BPD. ” Untuk memberi tahu kepada Kepala Desa, anggota BPD tersebut dengan pemuda yang diberi wewenang mengelola parkir.” Selanjutnya Wastam menyampaikan, ” Kami terkejut waktu menerima surat keberatan Kepala Desa, apalagi  dilanjutkan dengan undangan rapat kordinasi mendadak ini. ”

Ketua BPD, Sujato, menanggapi serius pernyataan pemilik Dreamland. Bahwa seorang anggota BPD secara pribadi tidak selayaknya berbicara atas nama Pemerintah Desa. ” Untuk itu seharusnya ada kordinasi dengan Ketua BPD dan Kepala Desa. Pengambil kebijakan adalah Kepala Desa, bukan anggota BPD, apa lagi secara perseorangan.”

Kepada pemilik Dreamland, Ketua BPD menyampaikan,” Seharusnya yang meminta ijin kepada Pemerintah Desa, fihak manajemen Dreamland, bukan orang lain. Apalagi  lapangan ini, semenjak renovasi mendapatkan perhatian dari banyak warga masyarakat.”

Melalui rembugan yang cukup alot, dicapai kesepakatan bahwa untuk Lebaran Idul Fithri 1433 H, lapangan sepakbola Pancasan bisa digunakan untuk parkir kendaraan kecil, roda dua dan roda empat. Kordinator petugas parkir, dari Linmas dan Perangkat Desa. Untuk petugas, dari Linmas dan pemuda yang menggunakan atribut tertentu. Bila ada kerusakan, biaya perbaikan dianggarkan dari penghasilan parkir dibantu pengelola Dreamland. Untuk ke depan, fihak Dreamland seyogyanya mempersiapkan area parkir tambahan.

 

Incoming search terms:

harga tiket dreamland ajibarang (13),ajibarang waterpark (1),no telp dreamland ajibarang (1),nomor telp dreamland pancasan (1),Tiket masuk Dream land pancasan (1),tiket masuk dreamlined ajibarang 2014 (1),Waterboom ajibarang twitter (1),wisata dream link ajibarang (1)
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 

 
 
You might also likeclose