Kerja Bakti : Mempersiapkan kawasan pendidikan yang nyaman dan bersih

Karangnangka- Tidak seperti biasanya lokasi SD Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Minggu 16/6 di penuhi banyak orang sekitar kurang lebih tiga ratus orang yang semuanya membawa peralatan seperti cangkul, sabit, pancong, sapu, cikrak(tempatmengangkat sampah), mereka melaksanakan kerja bakti massal seluruh masyarakat baik wali murid yang anaknya sekolah disekolah tersebut maupun tidak, hal ini dilakukan dalam rangka persiapan SD Karangnangka akan di akreditasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah awal Juli 2013.

Kegiatan kerja bakti ini betul-betul memperlihatkan semangat gotong -royong yang pantas mendapat apresiasi karena masyarakat begitu antusias dalam kegiatan ini.

Hal ini terlihat dalam mereka bekerja dengan pembagian kerja yang masing-masing dipimpin oleh para ketua Rukun Tetangga, ada yang membuat bedengan sebagai media apotik hidup, menanam tanaman hias dalam pot, menyapu sampah, mencabut rumput yang berada dikawasan sekolah serta membuat lubang untuk menimbun sampah maupun lubang tempat sampah.

Sekolah Dasar Karangnangka tahun 2013 baru akan di akreditasi dan hanya satu-satunya SD yang belum di akreditasi di Kecamatan Kedungbanteng.

Seperti di sampaikan yatiman,S.Pd Kepala Sekolah SD Karangnangka “ Memang SD Karangnangka baru mau di akreditasi dari tiga belas desa hanya SD Karangnangka yang belum, ini disebabkan arena dulu SD ini di bagi dua yaitu Karangnangka 1 dan Karangnangka 2” katanya.

Dengan adanya aturan bahwa sekarang setiap sekolah yang terbagi dua harus diregrouping maka Karangnangka yang tadinya ada dua mau tidak mau harus dijadikan satu” imbuhnya

Pendidikan adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang dengan demikian maka masyarakat juga dituntut untuk saling bekerja sama dalam memajukan pendidikan disetiap desanya baik sekolah negeri maupun swasta tidak saja guru yang bertanggungjawab pada anak didiknya akan tetapi orang tua muridpun ikut berperan sehingga apa yang diharapakan oleh semua pihak dalam pendidikan akan tercapai.

Seperti di katakan Tarno ( 60) Ketua komite Sekolah Dasar Karangnangka “ Karena sekolah hanya memiliki satu orang pesuruh dengan mengerjakan semua itu tidak mungkin maka kami berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk minta bantuan dalam mengerjakan kebersihan maupun persiapan dalam rangka akreditasi, karena pemerintah desa juga ikut bertanggungjawab dalam hal maju mundurnya sarana pendidikan yang ada didesa Karangnangka “ jelasnya.

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
 
You might also likeclose